Judul : Penutup diary
Oleh : Junian Ar
//1
Kusimpan buku ini dilemari
Yang takan pernah ku bolehi berlumur debu
Setelah luka ini
Aku berterimakasih padamu
Yang telah berlalu bersama pilihanmu
Hadirmu ...
Yang hanya sempat kujadikan cerita
Di lembaran buku untuk
Memuiskan hari-hari yang pilu
Selarik damba di kedalaman simpuh,
Ada guratan Isak dan bulir meng-aksara
dari riuhnya jiwa
yang menikam di segalaku
Melupakanmu ...
Mungkin memakan banyak waktu
Tapi pada saat itu
Saat mengenangmu
Dengan luka-luka ini aku akan mempelajari
Kubiarkan engkau berlalu
Dengan pilihanmu ,
Hari-hariku bersama pilu
Pasti akan kutaklukan
Selamat jalan duhaiku
Semoga bahagia bersama pilihanmu
//2
Duhai kekasih ...
Dulu kau pernah
Meminta padaku untuk tidak pergi
Dalam merajut asmara yang kokoh
Tapi pada akhirnya
Harapan-harapan itu sirna
Bukan kau tak setia
Bukan ku tak mampu menjaga
Akan tetapi ,
Semesta tak merestuinya
Mengirim tanda seorang pria
Yang begitu layak engkau terima
Jika ini memang kenyataanya
Dengan lapang dada aku menerima
Semoga semesta tak menginkari janjiku
Untuk selalu menyiasati dirimu
Dariku yang tak akan pernah
Kumaui engkau merasakan lara
Sebab ulah semesta
//3
Setelah ku tutup buku itu
Seiring berjalanya waktu
Aku sudah tak lagi
Merasakan pilu
Setelah engkau berlalu
Sekejap puisiku mati
Lalu dihidupkan kembali
Dengan keikhlasanku
Duniaku bukan lagi yang dulu
Bait-baitku tak lagi berirama tentangmu
Dalam kesunyian yang tak berpenghujung
Telah kutemukan seberkas cahaya
Mengubah segalanya
Lalu menuntunku
Merajut kisah yang baru
Perlahan menyirnakan namamu
Dikedalaman hatiku ...
//4
Semesta kian adil
Aku dan kau ada cerita berlumur luka
Yang belum kita sudahi
Diakhir uraian tentangmu
Ku abadikan tanpa jeda
Yang takan pernah kubolehi berlumur debu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar